Dapatkanlah informasi mengenai sains dan teknologi yang dibahas dengan bahasa sederhana dan mudah ditelan oleh siapapun.

Semenjak kemunculan teori relativitas Einstein, ilmuwan di kalangan selanjutnya dibuat kebingungan bagaimana teori gravitasi Einstein yang...

Penjelasan Simple String Theory Sebagai Theory of Everything

Semenjak kemunculan teori relativitas Einstein, ilmuwan di kalangan selanjutnya dibuat kebingungan bagaimana teori gravitasi Einstein yang fenomenal ini dapat bekerja pada sistem Kuantum. Yang kita tahu, teori Einstein menjelaskan tentang partikel sebagai Aktor dan gravitasi sebagai Panggungnya.

Berdasarkan analogi di atas, bagaimana jika partikel tersebut merupakan partikel atomik yang sejatinya memiliki massa sangat kecil bahkan hingga orde 10-30kg? Apakah partikel seringan ini masih bisa membuat kelengkungan ruang dan waktu?

String/Benang pada atom!?

Apa Itu String Theory?

String Theory adalah teori yang menjelaskan tentang bagaimana alam semesta ini bekerja berdasarkan karakteristik dari getaran string itu sendiri. Jadi bisa dibilang masing masing partikel elementer memiliki karakteristik stringnya.

Untuk Quark Up tentu bentuk stringnya akan berbeda dengan Quark Down. Karena string ini dipercaya bermain pada tingkat yang lebih rendah dari Quark, maka ukuran string ini mencapai 10-35meter atau biasa dikenal sebagai Panjang Planck / Planck Lenght.

Apabila String Theory dapat dibuktikan secara eksperimen, maka teori ini dapat menjelaskan tentang teori fisika lainnya. Sehingga tak khayal jika teori string dapat menjelaskan tentang apa sih yang ada di dalam black hole, apa itu dark matter sebenarnya, dan mekanisme cosmic inflation (pengembangan alam semesta).

Walaupun string theory memiliki banyak sekali tipe, yaitu ada Type 1, Type 2A, Type 2B, dan Heterotic String. Namun semuanya sama sama bekerja untuk menjelaskan bagaimana teori string ini bekerja. 

Berbeda dengan Newton yang menjelaskan alam semesta ini pada kerangka 3 dimensi dan Einstein pada 4 dimensi. String Theory ini membutuhkan 11 dimensi agar bisa bekerja dengan baik. 

Apakah jika kita bisa berhasil meraih 11 dimensi dapat berada di kerangka tuhan? Lalu dengan teori ini apakah benar yang dikatakan oleh sebagian ahli psikis mengenai "benda mati tidak memiliki kesadaran namun memiliki kesadaran batin"?

String Theory Mengantarkan ke Theory of Everything

String berada di dalam Quark atau Lepton

Kita tahu bahwasannya terdapat 4 gaya fundamental alam semesta. Diantaranya ialah gaya nuklir kuat, gaya nuklir lemah, gaya elektromagnetik dan gaya gravitasi. Masing masing dari gaya tersebut diharuskan memiliki partikel pembawa atau particle carriers. Sebagai contoh gluon untuk nuklir kuat, W&Z boson untuk gaya nuklir lemah, photon untuk elektromagnetik. Untuk lebih jelasnya bisa melihat artikel di 4 Gaya Dasar Alam Semesta.

Namun dalam teori relativitas Einstein yang mengatakan gravitasi sebagai panggung ini tidak cocok dengan konsep kuantum. Karena tidak ada partikel pembawa yang dijelaskan oleh Einstein. Maka dari itu, munculah graviton sebagai partikel pembawa gravitasi yang dihipotesiskan untuk melengkapi kekurangan ini.

Tapi lagi lagi, ketika para saintis berusaha menambahkan teori string ini ke dalam standard model, matematika yang merupakan "bahasa" alam semesta tidak mampu diaplikasikan. Padahal yang namanya teori itu dapat dijelaskan dan dapat dibuktikan dengan eksperimen. 

Teori String dapat Menjelaskan Teori Fisika Lainnya?


Bagaimana cara membuktikan string theory? Menggunakan photon dengan frekuensi rapat diharapkan dapat mendeteksi adanya string. Namun lagi lagi, photon berenergi tinggi ini malah merusak struktur atom. Untuk membuktikan string theory, tentunya harus menggunakan alat canggih dan memiliki energi tinggi, seperti yang ada di CERN.

Kemunculan teori dawai atau string theory ini memberikan harapan kepada kita untuk menciptakan Theory of Everything. Semua gaya fundamental dapat dijelaskan melalui teori string ini. Dengan syarat, kita dapat memasukan teori string ke dalam standard model tanpa merusak matematika.

Mungkin saja, para ilmuwan kembali mengembangkan model matematika baru untuk string teori ini. Padahal segala mekanisme alam semesta dapat dijelaskan secara apik oleh string teori ini. Bahkan untuk gaya fundamental alam semesta pun bisa ditemukan pada penjelasan simple string theory.



6 komentar:

  1. semoga artikel yang anda dapat dibaca dan di komentari oleh kalangan ilmuan dan professor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha yang ada mereka menambahi atau mengoreksi

      Hapus
  2. jika albert einsten masih hiduo kemungkinan dia akan menciptakan rumus tentang teleportasi

    BalasHapus